"Bro", realy-realy mbak bro.
Yap, di sini aku mendedikasikan diri sebagai seorang kakak. Aku adalah anak kedua dari empat bersaudara.
Kakak pertama berjenis kelamin perempuan, alias wanita. :D
Aku ? Yes, I'm ladies bro, tidak tomboy kok. :D Tomboy itu masa lalu, hahaha. Akulah kakak kedua, karena aku masih punya dua orang adik yang unyu-unyu deh, wkwkwk
Adik yang lahir setelah aku, sebut saja dia, dik bro pertama. Bisa dibilang dia lebih tinggi dan lebih gede badannya daripada aku. Jika aku bersanding dengannya, adikkulah yang layak jadi seorang kakak. Haduh, aku jadi ingin menenggelamkan mukaku ke tanah layaknya burung unta.
Selanjutnya, adikku yang lahir setelah adikku. Wah pemborosan kata nih jadinya, adikku yang terakhir aja deh. Sebut saja dia dik Bro kedua. Badannya tambun, rada pendek tapi juga ga pendek-pendek amat sih. Baru aja naik kelas enam, kemarin. Masih SD tapi badannya gendut, makanya kalau aku mudik, aku dikatain kurus. Nah iya aja, dibandingin adik kurusan gue keles. Gubrak.
Baiklah, tak banyak yang ingin aku tulis di sini.
Intinya, mbak bro itu orangnya suka marah-marah, ga juga sih. hehe... Judes ? Iya dulu, tapi sekarang nggak. Soalnya udah belajar agama tuh, ga boleh bermuka masam sama sesama manusia, gitu deh. Jadi keep smile to other gitu berusahannya.
Ok, gitu aja. Salam kenal my bro and sis all.
ttd
mbak bro. :D